Kursus Baking

TINGGALKAN CREAMING METHOD ! ANEKA KUE, NASTAR, KUE KERING, BOLU, CAKE, LAPIS LEGIT, LAPIS SURABAYA SAMPAI ANEKA ROTI & DONAT MENJADI BER VOLUME, LEBIH HALUS, STRUKTUR LEBIH LEMBUT DAN PREMIUM !

Apa itu aerasi tunggal ? Metode yang dibuat oleh yanne sumayow untuk membuat Margarin jadi lebih berwibawa dengan mengubah melt point, mengembangkan sampai rasa ngendal hilang, membuat matang produk jadj bertahap sehingga produk lebih kokoh dan premium meski menggunakan 100% margarin

Ada beberapa Sobat Bakers yang mengira “mengembangkan sampai soft peak” menggunakan gula = biasa disebut creaming method. Dan ternyata sangat berbeda ya Sobat Bakers meski tampak serupaaa yuk cek singkat bedanya @kursusbakingprivate

🔥 Metode creaming pasti lemak + gula yang hasilnya secara mekanis kristal gula bertindak sebagai “pisau” kecil yang secara fisik menyayat lemak untuk menciptakan ruang bagi udara.

🔥 Sementara “mengembangkan” lemak = aerasi atau Mengandalkan peregangan molekul (bukan disayat) Udara dipaksa masuk melalui kecepatan putaran mixer yang meregangkan ikatan dalam lemak hingga membentuk struktur lain, memanipulasi elastisitas lemak yang hasilnya “melt point” jadi berbeda.

Nah kekurangan creaming method yang tidak digunakan pada awal bahasan “nastar / kuker / bolu melt in mski 100% margarin” adalah :

1. karena bisa membuat adonan melebar karena gula meleleh lebih dulu (tergantung skala gula dalam resep bawaan)
2. ⁠bisa membuat hasil akhir bila diolah salah akan mengeras, retak dll karena gula mengkristal.

Tapi dengan aerasi tunggal (mengembangkan bahan lemak seperti margarin sendirian tanpa bahan lain), cara ini memanipulasi dan mengubah melt point 😉

Hasil tetap kokoh tapi nastar, kuker, bolu dkk akan memiliki struktur konsisten dengan rongga udara rapi dan sensasi melt in pada mentega bisa ditemukan pada margarin merk apapun 😉

Margarin tidak dipandang sebelah mata lagi ! Yuk langsung aja ikuti hack yang dilakukan juga di @kursusbakingprivate

🔥 Kenapa harus dirubah ?
Penggunaan bahan baku menggunakan Margarin selalu dipandang “ekonomis” dan memang margarin biasanya dengan melt point tinggi (dia tidak mudah meleleh, maka penyimpanan margarin biasanya cukup di suhu ruang) dan itu berpengaruh besar ke hasil akhir seperti nastar & aneka kue kering… sehingga penggunaan dengan margarin rata-rata akan menghasilkan hasil lebih keras, lebih padat, dan bahkan hasil “remah” kasar & yang berbeda jauh dengan hasil penggunaan mentega / butter murni.

🔥 Nah stepnya mudah :
1. Pastikan bila menggunakan Standing mixer, gunakan pengaduk baloon whisk (pasang kabel ties sekali pakai, cek reels khusus pemasangan ini supaya margarin Sobat Bakers punya tesktur bak mentega yang disukai) pengadukan supaya merata sampai ke bagian dasar bawah bowl.
2. ⁠Siapkan skala minimal @500gr per merk kembangkan sendiri-sendiri karena tiap merk punya melt point beda-beda (baru timbang) kenapa 500gr ? Kalo terlalu sedikit tentu tidak akan teraduk (aerasi tidak maksimal)
3. ⁠Kembangkan margarin (SAJA) sampai soft peak, mengembang 2x, pucat dan diaduk turun ringan (tidak ada patokan baku, sesuaikan merk margarin & merk mixer masing) gunakan speed sedang ke tinggi.
4. ⁠Pastikan tidak over mixing / encer.
5. ⁠Saat sudah soft peak segera simpan diwadah bersih, kedap dan kulkas. Melt point margarin sudah berbeda jadi jangan diletakan suhu ruang lagi.
6. Kembangkan secara berkala, sesuai kebutuhan jangan berlebihan karena bisa mencair
7. ⁠Saat akan digunakan cukup suhu ruang sesaat (agak dingin bisa digunakan) dan baru campur dengan bahan-bahan lainnya termasuk kutel gula dll (Tidak perlu dikembangkan lagi)
8. ⁠Baking seperti resep bawaan masing-masing, dan hasilnya akan lebih lembut & melt (tapi tidak beleber / melebar)

Cek next post (kenapa ini perlu dilakukan pada aneka nastar dan kue kering bahkan per bolu an??)

#aerasitunggal #tipsbaking #nastar #kursusbakingjakarta #kursuskue

Selamat mencoba #aerasitunggal #tipsbaking #pastryclass #kelasbaking #sekolahbaking

Scroll to Top