CARA SANGRAI
1. Ayak t.epung terigu terlebih dahulu untuk memastikan tidak ada gumpalan besar Ini penting agar panas juga bisa merata ke setiap partikel tepung.
2. Gunakan api kecil. Jangan pernah menggunakan api besar karena akan mematangkan bagian luar tepung sementara bagian dalamnya masih lembap. Warna tepungakan kusam dan keruh.
3. Proses Sangrai, Masukkan tepung ke dalam wajan. Aduk secara terus-menerus tanpa
henti. Jika dibiarkan diam, bagian dasar tepung akan mengendap dan segera gosong… saat terasa cukup maka Tepung akan terasa jauh lebih ringan saat diaduk, aroma “mentah” hilang.
4. Cek berkala, tidak ada patokan waktu baku karena tergantung volume tepung, jenis tepung dan jenis wajan yang digunakan.
5. Tahap Pendinginan yang wajib dipahami, Setelah selesai, segera pindahkan tepung dari wajan ke wadah lebar yang kering. Jangan biarkan di wajan panas karena proses pematangan akan terus berlanjut, segera ayak sampai tepung habis. Membantu
partikel tepung kembali dan menghilangkan proses panas yang terus berlanjut. Biarkan tepung mencapai suhu ruang sempurna sebelum masuk ke plastic lalu wadah kedap.
6. Tepung yang sudah disangrai hanya bisa digunakan minimal 24 jam setelah disangrai karena
Mencampur tepung yang masih hangat / baru disangrai ke dalam mentega akan membuat lemak
mencair prematur, merusak emulsi adonan, dan membuat nastar / kuker menjadi ngepyar
7. Lakukan berkala, tepung yang sudah disangrai tidak bisa disangrai ulang. Maka gunakan sesuai kebutuhan dan penyimpanan bisa berlangsung satu minggu setelah tepung disangrai (untuk hasil terbaik)
.



